Korban Luka, Polsek Banjit Bekuk Penganiaya

matahari
Polisi menangkap AW lantaran dugaan menganiaya, Ahad (7/4/2024). (Foto Istimewa)
Polisi menangkap AW lantaran dugaan menganiaya, Ahad (7/4/2024). (Foto Istimewa)
Example 120x600

WAY KANAN, MATAHARIPOS.COM- Tekab Polsek Banjit Polres Way Kanan Polda Lampung mengamankan seorang laki-laki lantaran dugaan menganiaya, Ahad (7/4/2024).

Kejadian di Dusun Baru Kampung Menanga Siamang, Kecamatan Banjit Way Kanan, itu mengakibatkan satu korban luka.

Pelaku berinisial AW (59) berdomisili di Kampung Menanga Siamang, Kecamatan Banjit, Way Kanan.

Kapolres Way Kanan, AKBP Pratomo Widodo, melalui Kapolsek Banjit Iptu Supriyanto, mengungkapkan, kejadian itu pada Rabu 27 Maret 2024 sekitar pukul 15.30 WIB.

Supriyanto mengatakan, awal kejadian, korban Subardin sedang memeriksa saluran air bersih.

Korban, kata ia, melihat AW sedang membuat saluran air berkapasitas besar. Korban menegur agar tak melebihi kapasitas telah ditentukan.

“Dapat teguran korban, AW marah dan memegang baju dan memukul badan korban. Tapi korban menangkis pukulan pelaku,” katanya.

Korban berlari dan saat itu AW melempar batu dan mengenai kepala bagian belakang korban. Ia terluka dan berdarah.

Usai kejadian itu, korban pulang ke rumah. Tak lama datang AW sambil membawa golok dan senapan gejluk mengancam korban. Namun datang warga sekitar dan membawa AW  pergi.

“Atas kejadian itu korban luka bagian kepala belakang dan melaporkan kejadiannya ke Polsek Banjit,” ujarnya.

Selasa (2/4/2024) sekitar pukul 23.00 WIB, Tim Tekab 308 Polsek Banjit dapat informasi masyarakat, bahwa pelaku sedang berada di rumahnya di Menanga Siamang, Banjit.

“Atas informasi itu, polisi menuju ke lokasi, menyelidiki, dan mengamankan pelaku,” katabya.

Polisi mengamankan AW dan barang bukti satu batu dan sebilah sajam jenis golok di Polsek Banjit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku jika terbukti dapat dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiyaan. Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” katanya. (rls)