DAERAH  

Ingin Lahirkan Pakar Hukum, PMII Jabar Gelar Pesantren Konstitusi

matahari
PKC PMII Jabar menggelar pesantren konstitusi di kantor PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, Kota Bandung, Senin (25/3/2024). (Foto Istimewa)
PKC PMII Jabar menggelar pesantren konstitusi di kantor PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, Kota Bandung, Senin (25/3/2024). (Foto Istimewa)
Example 120x600

BANDUNG, MATAHARIPOS.COM- Pengurus Kordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat (Jabar) menggelar pesantren konstitusi di kantor PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, Kota Bandung.

Minat kader tinggi hingga terdapat 80 kader bermayoritas jurusan hukum ikut serta dari berbagai cabang asal se-Jabar pada kegiatan tersebut

Ketua Umum PMII Jabar, Apriliana Eka Dani, menjelaskan, terdapat beragam materi tentang hukum oleh PMII tingkat Provinsi Jabar, salah satunya hukum pidana

”Kegiatan ini agar kedepan PMII melahirkan intelektual muda dan menjadi pakar bidang hukum secara tuntas,” kata April, Senin (25/3/2024).

Ia menjelaskan, agenda pendidikan nonformal ini fokus memahami hukum pidana. Kedepan akan ada agenda membahas terkait hukum perdata dan konstitusi. Ini agar kader PMII memahami mekanisme judicial review.

April menginginkan para kader terwadahi dan segera merumuskan materi yang akan disajikan guna pemahaman terkait hukum

”Indonesia ini negara hukum. Artinya, kita tak akan pernah lepas dari persoalan hukum, sehingga pertama harus kita lakukan ialah memahami terkait hukum,” katanya.

Meminjam istilah Sucipto Raharjo, April mengatakan, mekanisme menyelesaikan persoalan ke masyarakat baik litigasi atau nonlitigasi, yakni hukum untuk manusia, bukan manusia untuk hukum. Ini dipakai untuk menyejahterakan masyarakat.

“Jadi, mendatang para kader PMII tahu yang harus diluruskan jika terdapat kekeliruan,” kata dia.

”Seperti sedang hangat ini, adanya perubahan peraturan undang-undang oleh Mahkamah Konstitusi terkait persyaratan Capres dan Cawapres,” kata April.

Dia meyakini, dengan bekal pengetahuan ini kader PMII Jabar dapat bisa lebih peka terhadap isu tentang hukum

April berharap kegiatan ini para kader dan pakar hukum PMII berhaluan Aswaja dapat konsisten memperjuangkan kaum tertindas

Ia menyebut secara substansi, terdapat banyak jumlah kader PMII Jabar sehingga menjadi keinginan besar baginya.

“PKC PMII dapat menjadi laboratorium gerakan maupun pengetahuan dengan mewadahi kader dalam kemajuan kapasitas, karena tak cukup hanya mengikuti kaderisasi formal PMII,” katanya. (ben)