Saksi Partai Demokrat Tubaba di TPS Dibekali Aplikasi Sirekap

DPC Partai Demokrat Tubaba membekali 841 saksi TPS selama 7 hari. (Foto: Ist)
DPC Partai Demokrat Tubaba membekali 841 saksi TPS selama 7 hari. (Foto: Ist)

PANARAGAN, MATAHARIPOS.COM- Menjelang pemilihan legislatif (pileg) 2024, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, membekali 841 saksi  selama 7 hari.

Ketua DPC Demokrat Tubaba, Bursoni, bersama Ketua Fraksi Partai Demokrat Tubaba, juga calon legislatif DPRD Provinsi Lampung Dapil VI Paisol, SH., mengatakan, seluruh saksi Demokrat dari empat dapil dapat pembekalan berkaitan dengan menggunakan aplikasi kwicon penghitungan cepat, juga tanggung jawab saksi di lapangan.

“Pembekalan dan pelatihan ini secara bertahap per kecamatan. Seluruh saksi diberikan pemahaman tata cara penggunaan aplikasi hitung quick count atau hitung cepat (Sistem Informasi Rekapitulasi/Sirekap) partai Demokrat,” kata Paisol, pada Kamis (8/2/2024).

Ia mengatakan, penghitungan hasil pemungutan suara itu telah menggunakan aplikasi digital.

Karena itu, ia meminta seluruh saksi mengikuti pembekalan saat ini harus benar benar memahami cara menggunakan aplikasi tersebut.

“Jika hasil penghitungan suara tak sesuai dengan data yang ada dengan saksi, mereka jangan diam saja, itu harus disanggah. Tentunya berdasarkan data C1 yang mereka pegang,” jelasnya.

Menurutnya, pelatihan saksi tersebut  sudah sejak Selasa 6 Februari 2024 pada wilayah dapil 1 Kecamatan Tulangbawang Tengah, dengan jumlah 247 saksi.

“Untuk 8 Februari 2024 ini kami juga membekali 231 saksi wilayah dapil II Kecamatan Tulangbawang Udik, dan Tumijajar,” jelasnya.

Kemudian membekali 193 saksi wilayah dapil III Kecamatan Pagar Dewa, Lambukibang, Gunung Terang,  dan Batu Putih.

Juga membekali 169 saksi dapil IV wilayah Kecamatan Gunung agung, dan Way Kenang. Itu kembali dilakukan pada 9-12 Februari 2024.

“Saya berharap seluruh saksi Demokrat dapat memantau, mengawasi lebih intensif, dan  mengamankan suara Demokrat sampai selesai.

“Pastinya, para saksi harus datang ke masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) lebih awal,” ujarnya. (mar)