DAERAH  

Pokja Wartawan Bantar Gebang Terbentuk

matahari
Para jurnalis dari berbagai media massa membentuk pokja wartawan pada tingkat Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Rabu (7/2/2024). (Foto: Ist)
Para jurnalis dari berbagai media massa membentuk pokja wartawan pada tingkat Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Rabu (7/2/2024). (Foto: Ist)
Example 120x600

KOTA BEKASI, MATAHARIPOS.COM-
Para jurnalis dari berbagai media massa berkumpul di Aula Kecamatan Bantar Gebang untuk membentuk kelompok kerja (pokja) wartawan pada tingkat Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Rabu (7/2/2024).

Terpilih secara aklamasi Ketua Pokja Wartawan Kecamatan Bantar Gebang Suryono, ST., Sekretaris Sardy, Bendahara Saut Sihaloho, dan beberapa anggota dari wartawan berbagai media massa.

“Terima kasih atas kepercayaan kepada saya. Insyaallah saya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Suryono.

Menurutnya, para jurnalis tergabung Pokja Wartawan bisa terbantu memperoleh berbagai informasi dibutuhkan.

Sekretaris Camat Bantar Gebang,  Adventus Pardosi, berterima kasih karena telah terbentuk pokja wartawan.

“Semoga Pokja Wartawan ini kita bisa berkerja sama membangun Bantar Gebang dan lebih bersinergi lagi,” harap Adventus.

Selain itu kata ia, Pokja Wartawan Bantar Gebang bisa memudahkan dalam membantu komunikasi dengan pemerintah setempat dan lembaga di wilayahnya.

Kendati demikian, Pokja Wartawan itu bukan sebuah wadah organisasi wartawan resmi dan secara nasional diakui pemerintah.

Sebab, Pokja Wartawan hanyalah sebuah kelompok kecil atau komunitas wartawan yang bertugas meliput berita di dinas/instansi pemerintahan dan lembaga tertentu saja.

Sehingga kewenangannya tak boleh melebihi organisasi wartawan resmi dan diakui pemerintah serta memiliki cakupan luas, seperti Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), Forum Wartawan Jakarta (FWJ), Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan masih banyak lainnya. (*)