Polres Tuba Ungkap Kasus Curas di Ujung Gunung Ilir

matahari
Tekab 308 Presisi Tuba menangkap pelaku curas di Kampung Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala, beserta dengan pembeli barang hasil kejahatan. (Foto: Ist)
Tekab 308 Presisi Tuba menangkap pelaku curas di Kampung Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala, beserta dengan pembeli barang hasil kejahatan. (Foto: Ist)
Example 120x600

PANARAGAN, MATAHARIPOS.COM- Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang (Tuba) Polda Lampung, menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di Kampung Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala, beserta dengan pembeli barang hasil kejahatan.

Pelaku berinisial AS (22), warga Kelurahan Banjar Negara, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten, sedangkan pembeli barang hasil kejahatan berinisial ES (30), warga Desa Labuhan Batin, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.

Kasat Reskrim, AKP Hengky Darmawan, mengatakan, AS ditangkap Kamis (25/1), sekitar pukul 01.00 WIB di Perumahan Banten Indah Permai, Kecamatan Unyur, Kota Serang, Banten.

“ES ditangkap Jumat (26/1) sekitar pukul 22.00 WIB di Kampung Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Mesuji,” kata Hengky Darmawan mewakili Kapolres Tuba, AKBP James H Hutajulu, Minggu (28/1),

Polisi juga menyita barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat warna hitam, BE 2287 TM, beserta satu lembar surat tanda nomor kendaraan (STNK) atas nama  Peymas Ari Saputra.

Ia menjelaskan, menurut keterangan pelapor Peymas Ari Saputra (19), warga Tulung Boho, Kampung Bujung Tenuk, Kecamatan Menggala, Jumat (19/1) sekitar pukul 20.00 WIB, ia menyuruh keponakannya ke apotek guna membeli obat.

Saat diperjalanan, keponakannya itu bertemu seorang laki-laki tak dikenal dan meminta tolong mendorong (step) motor Yamaha Vega ZR warna hitam putih tanpa plat nomor.

Setelah berjalan sekitar 500 meter, korban diminta balik arah, Saat balik arah,  pelaku menendang perut korban hingga terjatuh dari motornya.

“Pelaku membawa kabur motor itu sedangkan korban ditinggalkan di tempat kejadian perkara (TKP) Kampung Ujung Gunung Ilir bersama dengan motor Yamaha Vega ZR warna hitam putih tanpa plat nomor yang mogok,” jelas ia.

Hengky menambahkan, AS menjual Honda Beat warna hitam BE 2287 TM kepada pelaku ES seharga Rp3,5 juta. Saat ditangkap petugas, pelaku ES mengakui hal itu dan motor milik pelapor sedang digunakannya.

Para pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Tuba. Pelaku AS dikenakan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan, diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun,

“Pelaku ES dikenakan Pasal 480 KUHPidana tentang penadahan barang hasil kejahatan, diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun,” katanya. (*)