OPINI  

Sumber Mata Air: Skenario Perjalanan Wisata Kebugaran Gunung Arjuno

Oleh: Guntur Bisowarno *)

Purwosari, Pasuruan Jawa Timur, 17 Januari 2024. Sesudah kita berhasil berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Selamet Hariyanto, sesepuh dan pembina PPMAL (Penghijauan Perlindungan Mata Air Lawang), yang sudah ajeg stabil berjalan selama 15 tahun terakhir ini, untuk kita bisa  berkolaborasi dan bekerja sama dalam mengadakan Gerakan Penghijauan Perlindungan Mata Air di Lembah Gunung Arjuno, Rabu (17/1/2024).

Kita memulainya dengan membangun silahturahmi dengan alam lembah Gunung Arjuno dan warga setempat yang sudah Kita kenal sejak Tahun 2010, yaitu Mbah Suroto dan Bu De Das di Dusun Tambak Watu Desa Tambak Sari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.

Dengan spirit mencintai sesama yang hidup dan menyayangi sesama yang tumbuh.

Mencintai sesama manusia dan para makhluk ciptaan-Nya, sebagaimana Tuhan Yang Maha Esa mencintai diri kita sejak awal Kita ada hingga selesainya perjalanan takdir dan nasib kita.

Salah satunya, dengan tersedianya sumber mata air maka semakin baiklah nasib kita dan semakin bermutulah kesehatan holistik kita.

Ekspedisi kita kali Ini, bersama Team Galeri Dharma Arjuna Jawa Timur, yang punya fokus pada pembelajaran hubungan pohon, tanaman, hewan dengan titik titik lokasi situs leluhur, sumur dan sumber mata air, candi dan petilsan jejak rekam para leluhur jiwa agung ada-Nya, dalam kesadaran sikap beriman yang terus menerus bertumbuh semakin kuat dan kokoh atas besarnya cinta kasih sayang Tuhan Yang Maha Esa, dan kita semua hanya dititipi dipijamiNya daya misteri hidup kehidupan ini.

Kontak Sambung Rasa Pertama

Hujan titik titik semi rintik rintik dan awan mendung di sepanjang bentangan, separuh langit angkasa dalam tampak Kita memandangnya, dari awal perjalanan di pertigaan raya Purwosari Pasuruan Jawa Timur hingga ke Lokasi lokasi yang kita kunjungj dan datangi di bawah ini,

Sesudah Kita mengambil keputusan; untuk secara mantap, untuk tetap terus memenuhi panggilan alam ke Petilasan Eyang Bethoro Guru, matahari dengan sinarnya secara alami, sempat menyibak membuka sisi kiri tampak pandang angkasa di atas kendaraan Kita melihatnya.

Itulah bagi kita merupakan pertanda untuk kita bahwa kita sudah dibukakan pintu lawang; bagi niat krentek kehendak kebaikan kita untuk Alam Gunung Arjuno beserta segenap isinya.

Program Susun Saiki 2024:

Secara total kita bisa mengalami wisata Kebugaran badan pikiran jiwa dan ruh, kita bisa “healing quality time” bersama alam lembah Gunung Arjuno, kita bisa terpandu untuk sambung rasa dengan para leluhur jiwa agung mulia, salah satunya dengan media kopi dan Dupasari dengan aroma terpilih; kita bisa belajar dan berjalan bersama alam untuk olah kecerdasan rasa yang tersembunyi; kita bisa mengerti dan mengalami ilmu pengetahuan pengetahuan ilmu berbasis semua tanda, kode, fenomena alam yang hadir teralami di sepanjang skenario Perjalanan Wisata Kebugaran di lembah Gunung Arjuno Jawa Timur.

Susun Saiki 2024:

Dari Kontak Rasa Pertama  sampai Kontak Rasa Ketiga dengan Alam Lembah Gunung Arjuno di Eyang Bethoro Guru, Tambak Watu

Susun Saiki 2024: Kesadaran Mengalami Sumber Udara Oksigen Alami.

Program ini bertujuan untuk bisa mengalami dan mengerti rasa oksigen Gunung Arjuno, sebagai media terapi pembelajaran dan wisata kebugaran kita.

Kontak Sambung Rasa Kedua:

Sebelumnya dari titik perjalanan di persimpangan pertigaan jalan, dimana yang arah ke kiri ke gunung malang dan ke arah kanan ke dusun tambak watu, Kita ambil arah ke arah kanan, selanjutnya di salah satu tikungan jalan, Kita disuruh membasuh diri dan berdoa di Sumur Sumber Bendo Sari Ampel dengan media dupa sari, mengambil bunga pohon bendo, biji orange, bunga pinus.

Kontak Sambung Rasa Ketiga:

Sesampai di Eyang Bethoro Guru kita diguyur air hujan. Kita disambut Hujan 5 kali deras terang – deras terang di Petilasan Eyang Bethoro Guru dan yang Ke 6 kalinya di rumah warga, Bu Dasiah dan Pak Suroto, disajikan seduhan kopi lokal alami hangat sedap nikmat dengan camilan rengginang dan gorengan kerupuk baru di goreng di dapur kayu api tradisional, yang keduanya adalah pemandu laku ritual spiritual di titik-titik Petilasan Lembah Gunung Arjuno, sampai pada puncaknya Gunung Arjuno.

Hawa sejuk pegunungan juga terasa sudah hadir turun disela sela air hujan dan hawa dingin pegunungan arjuno yang sudah kita kenali rasanya sebelumnya pada Skenario Perjalanan Wisata Kebugaran, di Pendopo Eyang Bethoro Guru tersebut, bunyi kicau burung silih berganti jenisnya, meskipun rinai rintik hujan mendera turun ke bumi, menggenapi rasa suasana istimewa di pinggiran dusun desa lembah Gunung Arjuno tesebut, adalah bahan bahan fenomena kontak kode sambung rasa kita pada alam lembah Gunung Arjuno dan padaNya juga.

Program Susun Saiki 2024:

Kita bisa mengalami dan mengerti rasa kesegaran air sumur air alami dan sumber mata air lembah Gunung Arjuno.

Susun Saiki 2024: Tanaman Pohon yang dipelihara Warga Penduduk Lembah Gunung Arjuno Jawa Timur.

Tinjauan lapangan kesadaran milik masyarakat di Lembah Gunung Arjuno, perihal tanaman pohon produktif yang nampak di sepanjang jalan perkampungan dan perumahan dalam Perjalanan Wisata Kebugaran kita.

Selain kopi, jambu, pepaya dan ketela pohon serta ubi talas, cabai, yang sudah kita kenali. Seduhan kopi, rokok dan dupasari adalah salah satu media teknologi kontak kode sambung rasa kita.

Pohon yang terjaga dan tersedia serta terawat baik oleh warga masyarakat penduduk lembah Gunung Arjuno, salah satunya nampak ada bekas pemupukan dan perawatan lahan, dari arah Tejowangi menuju Dusun Tambak Watu Desa Tambak Sari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan Jawa Timur adalah pohon durian, alpokat, petai, rambutan, pisang, mahoni dan sengon laut.

Sedangkan pohon bambu yang bertebaran di mana-mana dilikuk-likuk lembang dan alur bekas aliran sungai yang sudah mengering, nampak belum di manfaatkan pembudidayaan serta pemanfaatannya secara optimal, apalagi profesional.

Di Sumber dan Sumur Bendo Sari Ampel Sari, Tambak Sari, ada pohon besar sejenis beringin, bendo dan rumpun bambu di sekitarnya, serta pohon besar berbuah kulit luar kuning, daging buah hitam dan biji dalamnya hijau, sebesar biji kemiri.

Dari Sumur Bendo Sari Ampel Sari, kita menemui jajaran pohon pinus, pohon mahoni, beringin, andong, kopi, apokat, durian, bambu dan pete.

Susun Saiki 2024: Tanaman Obat

Tanaman obat yang berhasil kita temukan dan kenali adalah senikir, tapak liman, gendola, suruh, sereh, pinang, trembesi, beluntas, empon-empon, gaharuh, daun simbukan, harendong.

Program Susun Saiki 2024: Kita bisa belajar sari pati hakekat maksud tujuan fungsi dan relasi antara tumbuhan tanaman, hewan dan manusia, yang Tuhan Maha Pencipta lagi Maha Pengasih Maha Penyayang pinjamkan kepada bangsa manusia yang termuliakan dihadapan-Nya, sebagai utusan wakil-Nya.

Salah satu indikator dan tolok ukur adalah sebagaimana dari sharing Bu De penyakit yang kita dengar adalah stroke, dan dari beragam terapi yang sudah tim kita tangani adalah penyakit akibat asam lambung karena pikiran yang berkelebihan beserta segala penyakit keluhan dari turunannya asam lambung yang berkelebihan dan penggunaan pengelolaan gerak badan pikiran, ucapan, tindakan yang tidak sehat, berupa misalnya sakit urat kejepit, batuk yang tidak sembuh sembuh, linu dan kesulitan menggerakkan anggota tubuh secara normal seperti semula.

Kontak Program Skenario Perjalanan Wisata Kebugaran Gunung Arjuno Jawa Timur: Tim Galeri Dharma Arjuna Jawa Timur :
https://wa.me/message/6GR5ZG2FNAVMJ1

*) Ketua Apoteker Saintifikasi Jamu Indonesia