Ketua PMII Jaktim Sebut Banyak PR Kapolres

PMII Jaktim membentangkan spanduk menyambut Kapolres Jaktim, Kombes Nicolas Ary Lilipaly. (Foto: Ist)
PMII Jaktim membentangkan spanduk menyambut Kapolres Jaktim, Kombes Nicolas Ary Lilipaly. (Foto: Ist)

JAKARTA, MATAHARIPOS.COM- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jakarta Timur (Jaktim) membentangkan spanduk menyambut Kapolres Jaktim, Kombes Nicolas Ary Lilipaly.

PC PMII Jaktim mengucapkan selamat datang kepada kapolres melalui spanduk bernada satire.

“Selamat Datang Bapak Kombes Nicolas Ary Lilipaly Sebagai Kapolres Jakarta Timur di Kota Tawuran, Balap Liar, Begal, Maksiat, Pencurian, Kekerasan, Judi dan Narkoba. Enjoy….”

Spanduk itu kini terpampang di Halte Busway Jatinegara dan JPO dekat Kantor Polres Metro Jaktim.

Ketua PC PMII Jaktim, Erlangga Abdul Kalam, menyebut, semua ucapan yang mereka utarakan itu bagian dari keresahan yang hari ini sangat dirasakan di tempat tinggalnya.

Resiko sebagai kota administrasi dengan jumlah penduduk terbanyak dan pemukiman padat adalah munculnya prilaku kejahatan.

“Sebut saja misalnya satu permasalahan yang terjadi di Jaktim, belum lama ini terjadi kekerasan yang menghilangkan nyawa seseorang di Pasar Keramat Jati,” ungkap Erlangga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/1/2024).

Terbaru lanjut ia, semalam ada anggotanya sepulang beraktivitas organisasi dibegal di daerah Rawamangun.

Ia meyakini, sekelompok orang berani bertindak demikian karena minim edukasi dan  kurang lapangan pekerjaan dari  pemerintah. Sehingga ekonomi  memaksa sekelompok orang berani berbuat demikian.

“Balap liar di sekitar Jalan Pulo Mas, Rawamangun masih sering kita lihat, kehadirannya sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat sedang melintas,” katanya.

Lalu, perjudian bersifat langsung dan online juga banyak pihaknya temui di Jaktim. Hal ini mesti menjadi perhatian dari Kapolres Metro Jaktim.

Sebab kata ia, muara dari mengalir tindakan perjudian ini adalah kekerasan dan kejahatan. Selain itu, masih banyak juga kasus-kasus lainnya.

Menurutnya, kejadian-kejadian seperti itu kian membuat masyarakat Jaktim menjadi merasa tak aman karena resah dan geram.

“Maka ini tentu menjadi PR baru untuk Kombes Nicolas Ary Lilipaly sebagai Kapolres Jaktim dalam menyiptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Soal ungkapan di spanduk bernada satire, Erlangga mengungkapkan, hal itu bentuk pecutan, peduli, dan dukungan organisasi kemahasiswaan kepada Polres Metro Jaktim dan masyarakat. (*)