NHM Menuju Beyond Compliance, Pakar Lingkungan Takjub Gosowong Hijau

Pakar lingkungan independen sebagai advisor berkunjung ke Tambang Emas Gosowong. (Foto: Ist)
Pakar lingkungan independen sebagai advisor berkunjung ke Tambang Emas Gosowong. (Foto: Ist)

MALUT, MATAHARIPOS.COM- PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus berkomitmen meningkatkan upaya mengelola lingkungan pada semua lini operasional Tambang Emas Gosowong.

Komitmen itu sebagai bagian tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan, berdasarkan regulasi  berlaku dan berupaya memenuhi standar Proper Hijau Beyond Compliance atau melampaui kriteria-kriteria minimum yang diwajibkan.

Baru-baru ini, NHM melakukan hal itu dalam rangka menuju Beyond Compliance mendapat pendampingan dan observasi dari para pakar lingkungan independen sebagai advisor berkunjung ke Gosowong.

Tim Advisor beranggotakan Drs. M.R. Karliansyah (mantan Direktur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ir. Aep Purnama, M.Si. (mantan Kepala Bidang KLHK), Ir. Sulistyowati, dan Sukardi Handono. Selama tiga hari (7-9/11/2023), mereka berkeliling di Tambang Emas Gosowong.

Hari terakhir, tim mendiskusikan rangkuman hasil observasi bersama perwakilan Manajemen Site Gosowong, yang dihadiri Wakil Direktur Operasi/Kepala Teknik Tambang, Rado Lawolo, Manager Environmental, Widi Wijaya dan Superintendent Environmental, Rosmini Djufri beserta tim, dan semua perwakilan departemen di Ruang Meeting Gedung Admin Gosowong.

Sebelumnya, para advisor telah berkunjung ke berbagai fasilitas Gosowong, seperti Pabrik Pengolahan, Tambang Bawah Tanah Kencana dan Toguraci, Pengolahan Limbah di Settlement Pond Kencana, area revegetasi di Gosowong dan Toguraci, Pabrik Dry Stack Tailing, Pengolahan Limbah Domestik dan B3, dan terakhir di Nursery.

Karliansyah merasa takjub lantaran  Tambang Emas Gosowong hijau dan rimbun.

“Dari berbagai site pernah saya kunjungi, tambang di sini jauh lebih bagus dan hijau. Saya tak menyangka bisa sehijau ini, termasuk area reklamasinya. Apalagi bisa melihat anggrek tumbuh pada beberapa titik jalan tambang, itu cantik sekali. Saya kira ini perlu dikelola lebih lanjut agar bisa tertata baik,” ungkapnya.

Rado Lawolo mengapresiasi tim Advisor bisa mengunjungi berbagai lokasi di NHM dalam waktu singkat.

Menurutnya, kunjungan ini dapat menebarkan semangat tersendiri bagi NHM, sehingga membuat NHM lebih optimis mengedukasi dan konsisten meningkatkan kegiatan mengelola  lingkungan, baik dalam hal teknis maupun nonteknis di Gosowong.

“Proses dari menuju Proper Hijau ini merupakan kesempatan kami untuk mengembangkan kualitas yang kami  miliki di Gosowong. Kami berharap para pakar lingkungan ini dapat terus mendampingi proses ini sehingga berjalan baik,” harapnya.

Widi Wijaya juga memaparkan upaya-upaya yang saat ini dengan berkoordinasi dengan setiap departemen terkait peluang efisiensi/penghematan penggunaan energi, air, pemanfaatan kembali limbah B3 dan non-B3, dan peningkatan Sistem Manajemen Lingkungan di NHM.

“Peran aktif dan keterlibatan seluruh karyawan lintas departemen dalam menindaklanjuti action plan yang disiapkan tim Komite Proper Hijau, sangat dibutuhkan untuk berkontribusi terbaik bagi Tambang Emas Gosowong mencapai Proper Hijau Beyond Compliance,” ujarnya.

Mewakili tim Advisor, Karliansyah menyampaikan dukungan penuh timnya.

“Kami siap mendukung dan membimbing NHM dalam proses Proper Hijau ini, terutama dalam aspek Sistem Manajemen Lingkungan,” tegasnya. (*)