Pembeli dan Penjual Sabu di Tanggamus Diringkus Polisi

matahari
Satresnarkoba Polres Tanggamus mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika melibatkan dua tersangka di Pekon Gisting Atas, Selasa (28/11/2023). (Foto: Ist)
Satresnarkoba Polres Tanggamus mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika melibatkan dua tersangka di Pekon Gisting Atas, Selasa (28/11/2023). (Foto: Ist)
Example 120x600

KOTA AGUNG, MATAHARIPOS.COM- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanggamus Polda Lampung mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika yang melibatkan dua tersangka di Pekon Gisting Atas,  Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Selasa (28/11/2023).

Kasatresnarkoba Polres Tanggamus, Iptu Iwan Ricad, S.H., M.H mengatakan, kedua tersangka ialah warga Pekon Gisting Atas ditangkap polisi lantaran dasar laporan masyarakat.

Tersangka pertama berinisial SS (40) seorang wiraswasta. SS ditangkap setelah mendapat informasi dari masyarakat karena ada aktivitas pesta narkotika di rumahnya.

“Kedua tersangka diamankan sekitar pukul 19.30 WIB,” kata Iwan Ricad mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra, S.I.K., Rabu (29/11/2023).

Iwan mengatakan, Tim Opsnal Narkoba Polres Tanggamus menemukan sejumlah barang bukti, termasuk pipa kaca bekas pakai, alat isap sabu, dan handphone.

Dari interogasi tersangka SS, tim mengembangkan kasus ini. Alhasil, polisi menangkap tersangka kedua lantaran dugaan sebagai pengedar inisial AW alias Ucok (27), juga seorang wiraswasta.

“Penangkapan AW pada hari sama, sekira pukul 19.45 WIB di rumahnya di Pekon Gisting Atas,” ujarnya.

Menurutnya, dalam penggeledahan, tim menemukan barang bukti plastik klip berisi kristal putih yang diduga sabu seberat 0.07 gram, dan satu handphone.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan dan dibawa ke Polres Tanggamus untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kedua pelaku diduga terlibat dalam peredaran dan penggunaan narkotika di wilayah Tanggamus. Keduanya akan dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” katanya. (wan)