DAERAH  

Dukung Pemanfaatan Frekuensi Jaringan Radio, NHM Hadiri Sosialisasi Kominfo Ternate

matahari
PT. NHM menghadiri sosialisasi Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio dari Kominfo Ternate. (Foto: Ist)
PT. NHM menghadiri sosialisasi Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio dari Kominfo Ternate. (Foto: Ist)
Example 120x600

MALUT, MATAHARIPOS.COM- PT. Nusa Halmahera Minerals (NHM) menghadiri sosialisasi Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Lokmon SFR) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ternate.

Sosialisasi bertajuk “Pemanfaatan Spektrum Frekuensi Radio dalam Mendorong Pertumbuhan Perekonomian Provinsi Maluku Utara” ini berlangsung di Ball Room Hotel Sahid Bella Ternate, Rabu (8/11/2023).

Services Coordinator IT NHM, Haedar Awal dan Staf Kantor NHM Sofifi, Munir Radjabessy, hadir di antara para perwakilan dari puluhan instansi dan perusahaan lainnya di Provinsi Maluku Utara.

Sosialisasi ini memberikan wawasan tambahan terkait jaringan radio dapat secara efisien berdasarkan regulasi berlaku, karena spektrum radio merupakan sumber daya sangat terbatas.

Penggunaan jaringan radio di NHM menjadi salah satu kebutuhan vital menjalankan aktivitas operasional  dan perizinan penggunaan SFR selalu dipastikan terpenuhi sesuai standar dan ketentuan.

Kepada tim Komunikasi, Haedar menyampaikan manfaat yang didapat dari partisipasi pada kegiatan tersebut.

“Kami memperoleh beberapa informasi penting tentang regulasi terkait pemanfaatan SFR dalam kegiatan operasional pertambangan di Gosowong. Sebagai perusahaan patuh terhadap regulasi pemerintah, NHM selaku pengguna frekuensi radio berkomitmen selalu mematuhi aturan pemerintah terkait kepemilikan ISR (Izin Stasiun Radio). Saat ini perangkat komunikasi radio NHM telah memiliki izin,” ungkapnya.

Dari segi teknis, Haedar juga menjelaskan, setiap penggunaan SFR diawasi oleh pemerintah dan harus sesuai dengan frekuensi radio agar tak terjadi gangguan (interference). Terutama di NHM yang menggunakan dua frekuensi radio, yaitu frekuensi di area surface dan bawah tanah. (*)