Dandim 1508/Tobelo Sosialisasikan Tugas Perbantuan TNI Pengamanan Pemilu 2024

Dandim 1508/Tobelo, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, memberikan sosialisasi tugas perbantuan TNI dalam Pengamanan Pemilu 2024 kepada prajurit di aula Makodim 1508/Tobelo, Senin (27/11/2023). (Foto: Ist)
Dandim 1508/Tobelo, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, memberikan sosialisasi tugas perbantuan TNI dalam Pengamanan Pemilu 2024 kepada prajurit di aula Makodim 1508/Tobelo, Senin (27/11/2023). (Foto: Ist)

MALUKU UTARA, MATAHARIPOS.COM- Guna menyukseskan Pemilu 2024, Komandan Kodim (Dandim) 1508/Tobelo, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, memberikan sosialisasi tugas perbantuan TNI dalam Pengamanan Pemilu 2024 kepada prajurit.

Kegiatan itu di Aula Makodim 1508/Tobelo Jalan Kawasan Pemerintahan Desa MKCM Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin (27/11/2023).

Dandim 1508/Tobelo, Davit Sutrisno Sirait, mengatakan, sosialisasi ini guna memberikan pengetahuan kepada seluruh prajurit Kodim 1508/Tobelo agar benar-benar memahami peran dan fungsi dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu saat ini.

“Prajurit dapat menambah wawasan mengenai netralitas TNI, serta dapat bertindak sesuai dengan SOP dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024,” katanya.

Menurut Dandim, dalam mensukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024 perlu ada pemahaman terkait aturan-aturan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada bagi setiap prajurit TNI.

“Apa saja yang merupakan perintah untuk dilaksanakan dan apa yang menjadi larangan untuk tidak dilaksanakan selama masa pemilu dan Pilkada,” ujarnya.

Iq menambahkan, terkait sosialisasi itu perlu dilaksanakan mengingat pentingnya upaya pemahaman akan netralitas bagi para prajurit sehingga dapat melaksanakan tugas sesuai SOP dan ketentuan yang sudah ditetapkan sesuai peraturan serta perundang-undangan, sehingga tak salah dalam bertindak dilapangan, utamanya pada Pemilihan Umum 2024.

“Asas Netralisasi seorang Prajurit harus diwujudkan, tak terpengaruh oleh pihak manapun dan siapapun juga,”tambah dia.

Ia menegaskan, buku saku yang sudah di bagikan adalah panduan praktis yang dirancang untuk membantu setiap prajurit TNI memahami peran dan tanggung jawab dalam menjaga netralitas selama Pemilu.

“Buku saku yang bisa dimuat dalam saku. Sehingga bisa dibawa kemana-mana dan isinya jelas apa yang harus dilakukan dan apa yang tak boleh dilakukan sesuai dengan UU,” tegasnya. (*)