DAERAH  

Kantor Bahasa Malut Ajak Kerja Sama NHM dalam Program BIPA

matahari
Kantor Bahasa Malut Kemendikbudristek berkunjung untuk koordinasi ke NHM. (Foto: Ist)
Kantor Bahasa Malut Kemendikbudristek berkunjung untuk koordinasi ke NHM. (Foto: Ist)
Example 120x600

MALUT, MATAHARIPOS.COM- Tim Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara (Malut) di bawah naungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) berkunjung untuk koordinasi ke NHM.

Kantor Bahasa Malut ini mengajak bekerja sama mengembangkan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Rabu (18/10).

Widyabasa Ahli Muda Kantor Bahasa Malut, Noormala, S.Pd., membeberkan, tujuan utama program ini adalah meningkatkan fungsi Bahasa Indonesia untuk dapat ditingkatkan lagi fungsinya menjadi bahasa internasional. Karena  penuturnya bukan saja orang Indonesia, melainkan juga para WNA dapat belajar Bahasa Indonesia.

“Kami lihat di Malut ini ada tiga sasaran. Pertama, untuk mahasiswa asing terpusat khususnya di Kota Ternate yang dikomunikasikan dengan pihak universitas. Kedua, wisata mancanegara  dikomunikasikan dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata. Ketiga, tenaga kerja asing,” bebernya.

Noormala juga menyebutkan, untuk menginternasionalisasikan Bahasa Indonesia, Tim Kantor Bahasa mencoba menginventarisasi lembaga-lembaga mempekerjakan orang asing. Dan ini sudah dilihat di hampir semua kabupaten atau kota.

Sementara koordinasi sudah dijalankan sejauh ini yang pertama adalah di IWIP, dan kedua di Obi dengan dua perusahan besar yakni Harita dan Trimegah. Kunjungan kali ini ke NHM di Kabupaten Halmahera Utara adalah jadwal berikutnya.

“Setelah kami mencari informasi ke Disnakertrans Provinsi, mereka menyampaikan bahwa di NHM juga ada Tenaga Kerja Asing (TKA). Maka kami mencoba memfasilitasi dan memastikan bahwasannya TKA ini sudah mendapatkan fasilitas dari Kantor Bahasa. Hal ini agar kami dapat sampaikan ke pusat bahwa sudah kami jalankan di daerah,” sebutnya.

Noormala juga menambahkan para pelajar akan dibimbing oleh pengajar yang kompeten dan berpengalaman dalam pengajaran BIPA. Mereka memiliki kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan berbahasa Indonesia tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas.

“Kami bisa memfasilitasi tim pengajar di NHM agar dapat menyesuaikan dengan metode-metode pengajaran sesuai tingkat kemahiran agar lebih tepat. Selain itu apabila pelajar membutuhkan sumber-sumber pembelajaran, kami juga dapat memfasilitasi itu,” tambahnya.

Deputy Manager Hubungan Industrial, Ilma Ramadhany Baay, menuturkan, sehubungan dengan beberapa hal yang dihadapi pada tahun 2020 terkait proses divestasi dan pandemi Covid-19 sehingga proses in-house training Bahasa Indonesia sempat ditiadakan sehingga setiap TKA harus belajar Bahasa Indonesia secara langsung di lapangan.

“Kami sudah pernah melakukan pelatihan di Pusat Pelatihan NHM di Gosowong, baik Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris kepada karyawan atau mitra kerja NHM untuk mempermudah komunikasi antar pekerja,” tutur Ilma.

Era Setiawan, Deputy Manager OHS, menyampaikan, akan dikoordinasikan dengan departemen HR/IR untuk perencanaan pelatihan Bahasa Indonesia untuk TKA yang dilaksanakan secara terjadwal serta berkelanjutan ke depan karena pelatihan ini penting untuk membangun koordinasi yang baik antar pekerja nasional dan TKA di lingkungan kerja NHM.

Selain itu, juga mempromosikan penggunaan Bahasa Indonesia. Di akhir pertemuan Tim Kantor Bahasa menyerahkan beberapa buku pembelajaran ke NHM agar dibagikan kepada karyawan asingnya untuk dapat dipelajari. (*)