Pemprov Lampung Berikan Penyuluhan Hukum Terpadu di Tubaba

matahari
Pemprov Lampung melalui Biro Hukum Provinsi Lampung memberikan Penyuluhan Hukum Terpadu di Kabupaten Tubaba. (Foto: Ist)
Pemprov Lampung melalui Biro Hukum Provinsi Lampung memberikan Penyuluhan Hukum Terpadu di Kabupaten Tubaba. (Foto: Ist)
Example 120x600

PANARAGAN, MATAHARIPOS.COM- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Biro Hukum Provinsi Lampung memberikan Penyuluhan Hukum Terpadu di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Kegiatan itu berlangsung di Sesat Agung Bumi Gayo, Kompleks Islamic Center Kabupaten Tubaba, Selasa (14/11/2023) pagi.

Penjabat Bupati Tubaba, Drs. M. Firsada, M.Si., mengapresiasi seluruh pihak telah bersinergi bersama dalam menunjang kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan kegiatan ini.

“Terima kasih khususnya atas perhatian Pemprov Lampung dalam upaya bersama meningkatkan kualitas pemahaman mengenai ketentuan-ketentuan hukum berlaku saat ini,” tuturnya.

Firsada mengatakan, permasalahan narkotika, dampak pernikahan dini, penyelesaian masalah pertanahan dan masalah hukum lainnya merupakan ancaman dan  permasalahan serius terhadap masyarakat.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini di Tubaba ini. Tentunya sebagai salah satu upaya kita bersama dalam mencegah potensi pelanggaran hukum, baik secara pidana maupun secara perdata,” kata Firsada.

Pada dasarnya kata ia, masyarakat dan hukum harus berdampingan. Hukum tanpa ada masyarakat tak akan memiliki daya guna, begitupun juga sebaliknya masyarakat tanpa ada hukum akan menimbulkan suasana tak kondusif.

“Untuk itu, pemahaman terkait hukum pada semua lapisan masyarakat harus selalu digalakan. Penyuluhan hukum ini merupakan salah satu wujud upaya tersebut,” katanya.

Ia mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, hindari perbuatan melanggar hukum dan juga jaga nama baik Tubaba.

“Semoga kegiatan ini dapat mencegah dan meminimalisasi, menghindarkan kita dan masyarakat khususnya di Tubaba dari potensi pelanggaran mungkin terjadi,” harapnya. (kmf)