Jaga Toleransi dan Kerukunan di Kota Bekasi Butuh Peran Ormas

matahari
Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri lomba Paduan Suara Nyanyian Perdamaian di Saung Keramba Preto: Situ Rawa Gede Zona 2, Kecamatan Rawalumbu, Ahad (27/8/2023). (Foto: Ist)
Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri lomba Paduan Suara Nyanyian Perdamaian di Saung Keramba Preto: Situ Rawa Gede Zona 2, Kecamatan Rawalumbu, Ahad (27/8/2023). (Foto: Ist)
Example 120x600

BEKASI, MATAHARIPOS.COM- Kodim 0507/Bekasi menggelar lomba Paduan Suara Nyanyian Perdamaian di Saung Keramba Preto Situ Rawa Gede Zona 2, Kecamatan Rawalumbu, Ahad (27/8/2023). Para peserta lomba anggota organisasi masyarakat (ormas)

Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, berterima kasih kepada Kodim 0507/Bekasi telah menginisiasi acara ini guna memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Tri Adhianto mengatakan, Nyanyian Perdamaian ialah lagu bertemakan toleransi penting diresapi dan diamalkan masyarakat. Lomba ini berperan menyosialisasikan makna lagu Nyanyian Perdamaian kepada khalayak luas.

“Saya sangat mengapresiasi usaha para peserta dalam ikut serta mengikuti lomba ini,” ucap Tri.

Menurutnya, guna menjaga toleransi dan kerukunan, butuh peran para ormas. Ini agar dapat menyiptakan lingkungan harmonis tanpa perselisihan walau hidup dalam perbedaan beragam.

Dandim 0507/Bekasi, Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait, mengungkapkan, lomba ini terinspirasi FKUB Kota Bekasi, yang telah meraih peringkat 3 Indeks Kota Toleran pada level nasional.

“Lomba ini ajang silaturahmi antar-ormas Kota Bekasi. Baru menjabat Dandim, saya ingin kenal semua ormas di Kota Bekasi,” ucap ia.

Menurutnya, kerukunan antarumat beragama bukan hanya dalam lomba seperti ini, melainkan semua elemen masyarakat mesti menjunjung tinggi toleransi agar persatuan Indonesia tetap terjalin.

“Selain mengamalkan nilai-nilai Pancasila, mewujudkan persatuan Indonesia dan menghindari paham-paham radikalisme yang dapat memecah belah sangat penting bagi siapapun. Juga penting untuk terus menjunjung tinggi toleransi. (AFA)