Divonis Hakim 3 bulan, Ketua RT Ajukan Banding

matahari
Example 120x600

BANDARLAPUNG, MATAHARIPOS.COM- Terpidana Wawan Kurniawan mengajukan upaya hukum banding atas putusan Majelis Hakim minggu lalu.

Wawan divonis tiga bulan kurungan penjara oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Bandar Lampung, Syamsumar Hidayat, Selasa (15/8/2023).

Menurut Kuasa Hukum Wawan Kurniawan, Osep Doddi, hakim memeriksa tak konsisten dalam memutus perkara kliennya.

“Iya, kami mengajukan upaya hukum banding terhadap putusan hakim dengan 3 bulan penjara. Menurut kami, yang mulia hakim tak konsisten memutuskan perkara klein kami,” jelasnya.

Ia menegaskan, klienya tak bersalah karena menjalankan tugas sebagai ketua RT. Sebab kegiatan para jemaat Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) belum memiliki izin pemerintah setempat.

“Judex factie (hakim yang memeriksa) tak konsisten, kontradiktif, salah dan keliru dalam memberikan pertimbangan hukumnya. Ini tak mencerminkan hukum progresive dan kebenaran subtantif,” ungkapnya.

Sebelumnya, hakim menyatakan, terdakwa Wawan Kurniawan bersalah melanggar Pasal 335 ayat 1 ke 1 KUHP. Pasal yang diterapkan ini berbeda dari tuntutan jaksa penuntut umum sebelumnya yang menyatakan, terdakwa Wawan Kurniawan bersalah melanggar Pasal 167 KUHP.

Juru bicara PN Tanjungkarang,  Samsumar Hidayat, mengatakan, permohonan banding diserahkan pada Senin kemarin.

“Iya benar, terkait perkara atas nama Wawan Kurniawan sudah menyatakan banding,” jelasnya.

Sebelumnya, Wawan Kurniawan diadili dalam perkara pembubaran ibadah jemaat GKKD pada 19 Febuari 2023 hingga viral di media sosial. (*)