Cegah Hoaks, AWPI Halut dan Kominfosan Gelar Sosialisasi

HALUT, MATAHARIPOS.COM- Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, kembali menggelar sosialisasi dalam menangkal hoaks di SMP Negeri 1 Tobelo, Jumat (4/8/2023).

Kegiatan bertajuk Peran Pers Dalam Menangkal Berita Hoaks itu agar para siswa sadar dalam memanfaatkan media sosial (medsos) secara baik.

Ketua AWPI Halut, Berthjovi Pangkey, mengapresiasi pimpinan dan tenaga pengajar SMP Negeri 1 Tobelo karena telah mendukung acara tersebut.

“Terima kasih atas kerja sama dan sudah menerima AWPI Halut bisa berkegiatan di SMP Negeri 1 Tobelo,” kata pria akrab disapa Jovi ini.

Kepala Dinas Komunikasi, Infomatika dan Persandian Halut, Reymond Batawi, memaparkan materi perkembangan teknologi memberikan peluang sekaligus menjadi tantangan.

Reymond berpesan agar setiap siswa penting menjadikan medsos sebagai sarana informasi dengan baik.

Ia menegaskan, medsos saat ini juga dapat menimbulkan sanksi hukum jika menyebarkan hoaks atau berita, informasi bohong, dan menyesatkan.

“Jerat hukum untuk pembuat hoaks itu dapat diancam pasal 28 ayat 1 Undang-Undang ITE. Pidana penjara paling lama enam tahun atau denda paling banyak satu miliar,” jelasnya.

Reymond mengingatkan agar para siswa sekolah penting membedakan sajian berita benar dan sesuai fakta. Hal ini agar tak mengonsumsi hoaks.

“Ciri-ciri berita hoaks itu judul provokatif, cek benar atau tidak keaslian foto, dan cermati alamat situs,” paparnya.

Kepala SMP Negeri 1 Tobelo, Peter Antonius Tjandua, mengungkapkan, pihaknya bangga atas agenda sosialisasi dari AWPI Halut.

“Terima kasih kepada pengurus AWPI Halut karena telah membekali hal positif kepada para siswa dalam medsos,” ucapnya. (*)