DPO Curat di Way Kanan Dibekuk Polisi

matahari
Example 120x600

WAY KANAN, MATAHARIPOS.COM- SN alias Comon (48), warga Dusun X Darat Jaya, Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan, dibekuk polisi. Ia diduga DPO curat di Dusun Talang Sebaris Kampung Suka Negeri Gunung Labuhan.

Kasat Reskrim Polres Way Kanan, AKP Andre Try Putra mendampingi Kapolres Way Kanan, AKBP Teddy Rachesna, di ruang kerjanya, Selasa (25/7/2023) mengatakan, Polsek Gunung Labuhan dan Polsek Banjit membekuk DPO.

Andre Try Putra mengatakan, kejadian curat pertama pada Ahad (30/5/2021), sekitar pukul 02.30 WIB dengan korban Ali Sukardi. Korban baru mengetahui ada pencurian saat bangun dari tidur hendak membuang air kecil. Ketika mengecek jemuran biji kopi miliknya, sudah dalam keadaan hilang dicuri.

Ali, lanjut Andre, memberitahu saksi Johardi yang rumahnya di dekat rumah pelapor bahwa, kopi miliknya yang berada di jemuran halaman rumah telah hilang atau dicuri pelaku.

Mendengar laporan korban, Johardi juga mengecek biji kopi miliknya berada di halaman rumah saksi. Biji kopi milik Johardi juga sudah hilang dicuri pelaku.

“Total kerugian Ali sekitar 25 kaleng biji kopi, sedangkan kerugian Johardi sekitar 15 kaleng biji kopi. Jika dirupiahkan, ditaksir Rp3,2 juta,” katanya.

Atas kejadian itu, kata ia, korban melapor ke Polsek Gunung Labuhan guna diproses lebih lanjut.

“Pelaku ditangkap pada Rabu (19/7/2023) sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas dapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan tersangka di Kampung Kemu, Banjit,” ungkapnya.

Atas informasi itu, lanjut Andre,  petugas gabungan Tekab 308 Presisi Polsek Gunung Labuhan dan Polsek Banjit Polres Way Kanan bergegas menuju ke lokasi untuk menyelidiki  dan berhasil menangkap tersangka di Kampung Kemu, Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan, tanpa disertai perlawanan.

Petugas juga mengamankan satu bilah pisau diselipkan di pinggang sebelah kanan tersangka saat penggeledahan badan.

“Sementara barang bukti dua karung masing-masing berisi biji kopi basah berat sekitar 40 kilogram telah dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Way Kanan dalam perkara yang sama atas nama tersangka Rudi Robinson dan Komarudin,” kata Andre.

Dua TKP Berbeda

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka, bahwa Comon ini diduga melakukan curat di TKP berbeda di salah satu rumah di Dusun Sinar Harapan, Kampung Bonglai Kecamatan Banjit, Way Kanan.

Kejadian curat kedua diduga oleh Comon terjadi Minggu 11 Juni 2023 sekitar pukul 20.00 WIB atas nama pelapor Anjuni Saputra melihat adiknya bernama Putri datang kerumah saksi.

Senin 12 Juni 2023 sekitar pukul 04.00 WIB Anjuni dibangunkan saksi dan mengatakan kalau motor Putri telah hilang.

Setelah Anjuni Saputra terbangun dari tidur langsung menuju rumah saksi dan benar bahwa, 1 sepeda motor Yamaha Mio warna merah Nopol: BE 2038 WK dan 1 handpone Oppo warna merah.

“Atas kejadian ini korban merugi Rp6 juta dan membuat laporan polisi ke Polsek Banjit guna diproses lebih lanjut,” jelasnya.

Kini tersangka bersama barang bukti 1 handphone Nokia 216 milik tersangka telah diamankan di Polsek Gunung Labuhan untuk diselidiki lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dapat dikenai pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,  dengan hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun. (sah)