Barak Duga Anggaran Kegiatan di DPRD Tuba Fiktif

Menggala- Beberapa kegiatan janggal dianggarkan DPRD Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) pada tahun 2022 masih dipertanyakan.

Kegiatan di DPRD Tuba itu menghabiskan Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) puluhan miliar rupiah diduga tak jelas realisasinya.

Ketua Bidang Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Rakyat Anti Korupsi (Barak) NKRI, Sahrudin, mengatakan, belanja langganan koran, publikasi media, belanja makan minum rapat dan perjalanan dinas diduga fiktif.

“Kegiatan janggal DPRD Tuba  mengarah kepada dugaan fiktif. Terlihat, belanja langganan koran hanya puluhan media saja di Tuba. Ini yang megang media cetak namun dianggarkan DPRD mencapai miliaran rupiah,” ungkapnya, Jumat (7/7/2023).

Selain itu, lanjut Sahrudin, DPRD Tuba menganggarkan kegiatan  makan dan minum rapat yang menghabiskan dana miliaran rupiah. Namun setiap rapat yang dihidangkan tak lebih dari snack yang berisikan roti dan air mineral saja. Seperti ditemui pada hidangan rapat paripurna tidak kuorum kemarin.

“Hidangan cara rapat paripurna tak kuorum kemarin tak lebih dari roti satu dan aqua gelas saja. Tak ada acara makan dan minum, bahkan terlihat jelas beberapa staf DPRD yang membeli gorengan dari luar untuk mengisi perut agar tak lapar,” beber ia lagi.

Ia menambahkan, bila waktu dekat ini tak ada tanggapan dari DPRD, tim Barak NKRI bakal melayangkan surat somasi dalam waktu dekat ini.

“Kami rasa sudah cukup lama menunggu balasan surat klarifikasi dari pihak DPRD. Jadi, kali ini kami akan layangkan surat somasi untuk DPRD,” tegasnya. (sen)