Pj. Bupati Tuba Diminta Evaluasi Akibat Defisit Anggaran Daerah

Menggala- LSM Barak meminta Pejabat (Pj) Bupati Tulang Bawang (Tuba), Qodrotul Ihkwan, mengevaluasi defisit anggaran tahun 2023 yang diduga akibat  penganggaran tahun 2022 banyak kegiatan terindikasi fiktif.

Adapun SKPD yang menghabiskan anggaran fantastis besar mancapai puluhan miliar, seperti Sekretariat Daerah Tuba, Dinas PUPR, Disdik, Dinkes dan beberapa dinas lainnya, seperti tercatat pada DPA SKPD Tuba.

“Kami minta Pj Bupati Tuba mengevaluasi penyebab defisit atau kekosongan  anggaran tahun 2023,” kata Ketua LSM Barak, Rusli Umar, Jumat (23/6/2023).

Selain mengawali anggaran SKPD tahun 2023, Rusli Umar juga akan menyampaikan tembusan ke Pj Bupati terkait temuan kegiatan SKPD tahun 2022 diduga banyak penyimpangan

“Kami akan melayangkan surat somasi bersama LSM Barak, setelah surat klarifikasi kami belum terjawab dari SKPD Tuba sampai saat ini. Pj Bupati Tuba harus tahu polemik tahun 2022 hingga diduga membuat defisit keuangan daerah saat ini,” katanya.

Menurutnya, sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak SKPD yang disurati para LSM. Bahkan, sampai saat ini banyak yang telah memblokir contact person saat dihubungi.

Sampai berita ini dilansir, Pj Bupati belum bisa dimintai tanggapan, baik secara langsung maupun sambungan telepon seluler. (sn)