Anggota DPRD Lampura Diduga Gelapkan Uang Kegiatan Berkedok Reses

Anggota DPRD Lampura Diduga Gelapkan Uang Kegiatan Berkedok Reses
Anggota DPRD Lampura Diduga Gelapkan Uang Kegiatan Berkedok Reses. Foto Istimewa

Kotabumi – Salah satu anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara diduga menggunakan uang kegiatan berkedok reses untuk kepentingan pribadi.

Pasalnya, anggota DPRD Lampung Utara dari dapil III berinisial H itu hanya sekadar mengajak warga berfoto menggunakan banner bertuliskan reses.

Padahal, reses merupakan kegiatan bagi anggota dewan terpilih baik pusat, provinsi atupun kabupaten guna menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihan masing-masing,

Dalam pelaksanaannya tentu saja reses terdapat anggaran yang digunakan untuk membiayai berbagai hal teknis kegiatan, baik berupa pertemuan dengan masyarakat, sampai kegiatan tertentu yang menjadi kebutuhan warga/masyarakat baik di provinsi maupun kabupaten sesuai dengan ketentuan UU MD3.

Dan anggaran tersebut wajib dilaporkan ke sekretariat dewan dan ditingkat DPR yang akan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Namun sangat disayangkan, dari hasil temuan, tim media ini mendapatkan pertanyaan dari beberapa warga Kabupaten Lampung Utara dapil III Kecamatan Tanjung Raja.

Mereka mempertanyakan apakah reses terdapat anggaran atau dana yang dikeluarkan oleh pemerintah atau tidak.

Laporan yang diterima oleh tim media bahwa diduga terdapat anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara dapil III, yang hanya mengajak warga untuk berfoto menggunakan banner dengan bertuliskan reses.

Sebab sepengetahuan masyarakat pada saat reses tersebutlah mereka memberikan aspirasi serta keluhan-keluhan yang mereka alami untuk disampaikan ke anggota DPRD tersebut kepada pemerintah baik pusat ataupun kabupaten.

Sementara menurut warga yang tak mau disebutkan identitasnya itu, salah satu anggota dewan berinisial H yang berada di daerah mereka, beberapa kali tertangkap kamera melakukan reses, namun hanya sekadar mengajak foto diakhir acara yang terdapat keramaian, seperti acara pernikahan ataupun pengajian.

Di konfirmasi melalui pesan WhatsApp, H menyampaikan bahwa itu hanyalah mainan saja dan bukan dilakukannya reses.

Namun, tentu saja hal tersebut menjadi janggal serta timbulnya pertanyaan untuk apa mengajak warga berfoto dengan banner yang bertuliskan reses.

Dengan adanya hal tersebut tentu saja tim media ini akan mengunjungi Badan Kehormatan Dewan guna meminta konfirmasi terkait adanya laporan masyarakat kepada anggota DPRD tersebut.(*/Vid)