Buntut Kasus Ketua RT, Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Polda Lampung

matahari
Buntut Kasus Ketua RT, Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Polda Lampung
Buntut kasus ketua RT, kapolri diminta evaluasi kinerja Polda Lampung/Dok
Example 120x600

BANDARLAMPUNG – Aliansi Lampung Bergerak kembali menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Lampung, Senin (10/4/2023).

Ini adalah aksi kedua dengan tuntutan yang sama, yakni meminta Polda Lampung secepatnya membebaskan Ketua RT 12 Rajabasa Jaya, Wawan Setiawan yang ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan. Ia dituduh melakukan pembubaran jemaat Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) beberapa waktu lalu.

Seperti aksi sebelumnya, aksi Aliansi Lampung Bergerak (ALB) dimotori oleh Gunawan Parikesit. Ia adalah seorang pengacara yang dikenal aktif memberikan advokasi untuk warga tertindas.

Dalam orasinya, ia meminta Kapolri untuk mengevaluasi kinerja Polda Lampung yang dianggap lalai dan tidak profesional dalam menegakkan hukum.

“Bebaskan Wawan. Dia tidak bersalah, saudara kami Wawan justru menjalankan tugas sebagai aparat negara,” tegasnya.

Gunawan juga menggemaskan penetapan Wawan sebagai tersangka sampai ditahan, padahal sudah ada upaya perdamaian antara kedua belah pihak.

“Sudah ada perdamaian, kok masih ditahan. Hukum macam apa ini, lagi pula Pak RT itu hanya melaksanakan tugasnya, karena tempat itu belum mendapatkan izin. Jangan salah artikan itu beliau membubarkan orang beridah,” tegasnya lagi.

“Kami semua cinta NKRI, kami sangat toleransi. tapi kami tidak terima jika Wawan dikriminalisasi karena menjalankan tugasnya,” tegasnya lagi.

Aksi tersebut berjalan sampai waktu buka puasa tiba, namun tak ada perwakilan dari Polda Lampung yang menemui masa aksi.

Sementara Koordinator GEPAK Lampung Wahyudi Hasyim yang diketahui aktif melakukan pembelaan bersama Laskar Lampung meminta Polda Lampung tidak memperpanjang penanahan tersangka Wawan.

“Kami berharap sudahi saja masalah ini. Tak elok memanjang-manjangin masalah yang sebetulnya sudah didamaikan. Kami berharap Wawan dibebaskan sebelum Lebaran. Ini bisa menjadi kado lebaran untuk umat beragama dan Polda Lampung sendiri,” ujar Yudi.(ALB)