Kades Panggung Jaya Bakal Dipolisikan Soal Dugaan Penyelewengan Dana Desa

matahari
Ilustrasi
Example 120x600

MESUJI – Kepala Desa (kades) Panggung Jaya di Kecamatan Rawajitu Utara, bakal dipolisikan oleh LSM Barak NKRI ke Polres Mesuji, soal dana desa yang diduga bermasalah dari tahun 2017 sampai 2020.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh salah satu ketua investigasi LSM Barak NKRI, Sahrudin, dikediamannya, Senin (19/12/2022).

“Dalam waktu dekat ini kami akan laporkan,” ujar dia.

Diketahui, dari temuan yang didapat tim media dan LSM Barak, bahwa pembangunan jembatan yang dianggarkan Kepala Desa Panggung Jaya inisial AR pada tahun 2019 dan menghabiskan anggaran Rp199 juta sempat mangkrak dan terbengkalai.

Selain menganggarkan jembatan, Kades Panggung Jaya AR juga menganggarkan pembangunan pengerasan jalan desa di tahun 2019 yang menghabiskan anggaran Rp400 juta lebih, yang juga diduga sarat dengan penyimpangan.

Menurutnya, pengerjaan pengerasan jalan desa seperti tanah merah tersebut diduga tidak sesuai dengan dana yang dianggarkan. Pasalnya, selain tidak sesuai bangunannya baik jembatan maupun timbunan tanah merah ,masyarakat juga menilai bahwa Kades Panggung Jaya AR diduga tidak terbuka atau transparan terhadap masyarakat setempat.

“Kalau masalah bangunannya kami kurang jelas dan paham karena kurang terbuka kepada warga, entah kalau aparatnya pasti tahu,” kata salah satu warga.

Selain tahun 2019 masih banyak kejanggalan di tahun-tahun yang lainnya yang mengarahkan kepada dugaan korupsi

Sebelumnya awak media juga mencoba menemui Kepala Desa Panggung Jaya AR yang juga ketua Forum Kades se-Kecamatan Rawajitu Utara untuk dimintai keterangan, namun AR sukar untuk ditemui dan dihubungi.

Salah satu aparat desanya mengatakan bahwa Kades AR tidak memiliki nomor WhatsApp seperti kades yang lainnya.

“Kami dari tim LSM Barak NKRI beserta beberapa media akan memasuki laporan ke polres secepatnya bersama rekan kerja kami, agar secepatnya bisa diproses dan ditindak lanjuti oleh Polres Mesuji,” kata dia

Terpisah, Camat Rawajitu Utara Samijo mengatakan bahwa dirinya tidak bisa memberikan komentar terkait para kades yang bakal dipolisikan.

“No komen saya,” singkat dia.(SEN)