Beli Barang Hasil Kejahatan, Pria 33 Tahun Asal Lambar Ditangkap

matahari
Pelaku tindak pidana penadahan barang hasil kejahatan/Dok.Polres
Example 120x600

MENGGALA – Polsek Banjar Agung, Polres Tulang Bawang, berhasil menangkap pelaku tindak pidana penadahan barang hasil kejahatan.

Pelaku yang ditangkap tersebut seorang pria berinisial NE (33), berprofesi wiraswasta, warga Desa Sido Binangun, Kecamatan Bandar Negeri Souh, Kabupaten Lampung Barat.

Penangkapan terhadap pelaku ini dilakukan karena NE telah membeli barang hasil kejahatan berupa sepeda motor Honda Revo Absolut warna hitam, BE 5232 SN, dan handphone (HP) mereka Redmi 10C warna hitam, dengan harga Rp2 juta.

Kapolsek Banjar Agung, AKP M. Taufiq, menjelaskan, pelaku ditangkap tanpa perlawanan saat sedang berada di rumahnya di Desa Sido Binangun, pada Selasa (13/12/2022) sekitar puku; 23.30 WIB.

“NE membeli barang hasil kejahatan dari pelaku utama tindak pidana penipuan dan atau penggelapan berinisial A alias R alias D yang sekarang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polsek Banjar Agung,” ujar Taufiq, Rabu (14/12/2022).

Kapolsek menjelaskan, menurut keterangan dari korban Sukino (57), berprofesi tani, warga Kampung Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, pada Minggu (11/12/2022), pukul 08.00 WIB, saat ia sedang bekerja membajak sawah di peladangan didatangi oleh A dan meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan hendak mengambil uang di Simpang Penawar.

Pelaku lalu membawa sepeda motor milik korban dan mampir sebentar ke rumah korban untuk meminjam HP milik anaknya korban. Pukul 09.00 WIB, anak kandung korban datang ke peladangan dan menanyakan dimana keberadaan pelaku karena pelaku juga telah membawa HP miliknya.

“Modus operandi dari pelaku yang sudah jadi DPO adalah meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan untuk mengambil uang di Simpang Penawar, setelah dipinjami sepeda motor pelaku datang ke rumah korban dan meminjam HP milik anak kandungnya korban. Pelaku lalu pergi dengan membawa sepeda motor dan HP,” jelas AKP Taufiq.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa sepeda motor dan HP yang semuanya ditaksir seharga Rp6,3 juta, lalu melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Banjar Agung.

Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolsek Banjar Agung dan dikenakan Pasal 480 KUHPidana tentang penadahan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.(*)