Peran dan Tanggung Jawab dalam Menghindari Penyimpangan dan Kecurangan dalam Proyek

matahari
Example 120x600

Oleh : Herizal

MELIHAT kondisi dari proses dan pelaksanaan tender, kualifikasi, penetapan pemenang tender serta dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, mengemukakan bahwa betapa pentingnya pengawasan untuk mengendalikan mutu dalam proyek konstruksi pemerintahan, termasuk pada pembangunan konstruksi jalan, jembatan,jaringan irigasi serta bangunan sebuah gedung.

Hal ini karena, pengguna jasa maupun penyedia jasa seringkali mengabaikan adanya penyimpangan prosedur pekerjaan dan pembengkakan biaya maupun waktu, dengan harapan mutu akhir produk dapat tercapai.

Seringkali mutu suatu pekerjaan pada proyek-proyek pemerintah lebih banyak dilihat dari hasil akhir pekerjaan atau fungsi bangunan itu sendiri. Padahal tidak tercapainya mutu produk akhir dan tidak terpenuhinya fungsi bangunan berimplikasi pada hukum.

Karena itu peran dan fungsi serta tanggung jawab pihak konsultan dan pengawas untuk membuktikan tanggung jawabnya dalam Pengawasan Mutu dari Pelaksanaan Pekerjaan konstruksi jalan, jembatan jaringan irigasi, serta konstruksi bangunan lain yang notabene adalah milik apemerintah Kabupaten Lampung Timur, hal ini bertujuan dan dilakukan oleh pemerintah daerah Lampung Timur dalam memberikan fungsi, tanggung jawabnya dengan dasar keahlian serta aspek teknis pengawasan mutu pelaksanaan pekerjaan yang sudah terikat kontrak dan hukum yang syah.

Selama pelaksanaan konstruksi banyak hal dan masalah yang timbul, baik teknis maupun non-teknis.

Oleh karena itu, untuk memecahkan berbagai persoalan-persoalan yang muncul tersebut, AWPI DPC Lampung Timur aangat yakin hal tersebut sudah dibahas dalam rapat-rapat internal dan eksternal, seperti rapat rutin, rapat koordinasi, maupun rapat khusus.

Namun kenapa konsultan dan pengawas sangat langka kami temui di lokasi kegiatan pada saat pelaksanaan pekerjaan saat Tim investigasi dan observasi AWPI DPC Lampung meninjau lokasi.

Okelah kalau pekerjaan konstruksi tersebut sudah terlaksana dan kami terlambat dalam meninjau nya,tapi saat pekerjaan konstruksi tersebut sedang di laksanakan,kemana pihak-pihak ini.

Kontraktor sebagai pihak pertama yang melaksanakan pekerjaan, dengan itikad baik untuk menjaga nama baik perusahaan, tentu mengikuti semua ketentuan yang ada. Namun bila ada penyimpangan hal itu disebabkan oleh kelalian atau ketidaktahuan pelaksana/pekerja. Untuk itu konsultan bertugas meluruskannya, sehingga pekerjaan dapat selesai tepat waktu, memenuhi mutu yang diminta, mendapat keuntungan yang wajar, dan mendapat citra perusahaan yang baik.

Dijelaskan, pengawasan atau supervisi dilakukan konsultan supervisi terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor sehari-hari, sehingga hasil pekerjaan bisa benar-benar dilaksanakan sesuai dengan gambar dan memenuhi spesifikasi dilakukan oleh konsultan supervisi.

Tugas konsultan supervisi dalam hal ini sangat penting, karena harus bisa mengarahkan kontraktor agar dapat melaksanakan pekerjaan sesuai metode kerja dan menerapkan prosedur dan standar serta semua ketentuan yang ada dalam spesifikasi.

Selanjutnya petugas pengawasan mutu, yang juga sebagai pemakai hasil proyek, juga berperan penting, meski sifatnya tidak langsung. Ini karena pengawas mutu berhak mengajukan keberatan apabila dalam pelaksanaan pengerjaan proyek dinilai/dianggap ada penyimpangan.

Pihak yang di libatkan dan berperan sebagai Pengawasan Mutu dalam Pelaksanaan Pekerjaan berbagai konstruksi di kabupaten Lampung Timur itu sendiri dimaksudkan untuk memberikan dasar-dasar pengendalian mutu konstruksi pada proyek pembangunan konstruksi jalan, jembatan, jaringan irigasi dan konstruksi bangunan lainnya, berfungsi dan berperan serta untuk mengetahui bagaimana kinerja penerapan pengendalian mutu pada proyek pembangunan jaringan irigasi.

Metode yang dilakukan untuk menganalisa menggunakan analisa terhadap kinerja pengendalian mutu konstruksi. Dari hasil analisa diperoleh dasar-dasar pengendalian mutu yang nantinya akan disampaikan pengawas mutu kepada kontraktor maupun konsultan.

Dengan mengikuti perkembangan dan proses pelaksanaan pekerjaan kami berharap dinas atau OPD terkait dengan kegiatan tersebut telah memenuhi Pengawasan Mutu Pelaksanaan Pekerjaan dari berbagai konstruksi yang sedang atau sudah di bangun, agar para penanggung jawab sesuai dengan kontrak,bidang, fungsi nantinya diharapkan mampu menjelaskan dan menerapkan kemampuan atau keahlian yang sudah di ikat dengan kontrak atau di tunjuk dari tanggung jawab sebuah jabatan terkait KAK, spesifikasi, waktu, anggaran terlebih terhadap Pengawasan Mutu Pelaksanaan Pekerjaan dengan baik sesuai dengan perencanaan, kontrak dan tanggung jawab para pejabat dan tenaga ahli yang berperan dan di libatkan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi tersebut.

 

Ketua DPC AWPI Kabupaten Lampung Timur