Pimpinan PC dan PAC GP Ansor Tulangbawang Barat Dilantik

matahari
Pelantikan Pimpinan cabang GP Ansor dan PAC GP Ansor periode 2020-2024 Kabupaten Tulangbawang Barat/MAR
Example 120x600

PANARAGAN – Pimpinan cabang GP Ansor dan PAC GP Ansor periode 2020-2024 Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), resmi dilantik oleh ketua pimpinan wilayah (PW) GP Ansor Lampung, Hidir Ibrahim, Senin (5/12/2022).

Dalam sambutannya, Hidir Ibrahim menekankan, agar organisasi GP Ansor dan Banser Tubaba bisa lebih solid, jaga kekompakan dalam menjaga marwah organisasi Ansor sekaligus memelihara dan mengamalkan serta menjunjung tinggi amaliyah nilai-nilai ahlusunnah wal jamaah.

“Perkuat kaderisasi dan kemandirian di dalam organisasi dan selalu senantiasa memberikan motivasi bagi kader-kader yang bertujuan memaksimalkan potensi yang ada di kabupaten hingga tingkat tiyuh. Supaya dapat bermanfaat khususnya di daerah masing-masing, dan wajib selalu menjaga marwah organisasi Ansor ini. Saya tegaskan Ansor dan Banser harus satu komando,” ujar dia.

Ketua PC GP Ansor Tubaba Sutikno, mengatakan, pelantikan PC GP Ansor sempat mengalami penundaan dikarenakan pandemi Covid 19, dan GP Ansor Tubaba akan selalu menjalin koordinasi kepada semua instansi pemerintah, khususnya turut meminta masukan dan nasehat dari para ulama dan kiyai dari Nahdlatul Ulama (NU) Tubaba.

Masih kata Sutikno, ke depan GP Ansor dan Banser Tubaba akan selalu menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, sesuai perintah dari ketua PW GP Ansor Lampung, agar Ansor dan Banser harus satu komando, serta wajib menjaga marwah dan nama baik di organisasi GP Ansor,

”Alhamdulillah, PAC Ansor sudah terbentuk 100 persen di sembilan kecamatan, serta telah menggarap untuk pembentukan ranting di setiap tingkat tiyuh di 9 kecamatan yang ada di Tubaba,” kata dia.

Sementara, organisasi GP Ansor menurut Wakil Ketua PCNU Edi Anwar, merupakan perangkat organisasi dari Nahdlatul Ulama (NU) yang mengemban mandat dalam melaksanakan penguatan aqidah ahlussunnah wal jamaah di kalangan pemuda.

Hal itu untuk menjamin paham ajaran keagamaan dan keberlanjutan organisasi NU serta untuk keberlangsungan paham ahlussunnah wal jamaah bagi sendi-sendi kehidupan di masyarakat khususnya masyarakat Tubaba.

Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang didukung sayap kepemudaannya yaitu Ansor dan Banser, telah membuktikan dalam catatan sejarah bahwa Ansor-Banser ikut serta untuk mempertahankan kemerdekaan tahun 1945. Untuk itu para anggota Ansor maupun Banser harus bangga karena selalu membela pemerintahan.

”Sebagai kader NU, GP Ansor harus bisa menjadi benteng para ulama, menjaga NKRI, harus mampu melakukan kerjasama internal yang solid, selanjutnya dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membangun Tubaba menuju masa depan. Dan semoga melalui momen pelantikan pengurus GP Ansor Tubaba kali ini, bisa menjadi spirit yang menghadirkan gerakan kepemudaan serta dapat membangkitkan para pemuda lainnya melalui kegiatan yang positif di Tubaba,” jelas dia.(MAR)